Ini adalah pertama kalinya saya membuat blog. Pada awalnya, saya tidak tau apa yang dimaksud dengan blog. Jujur, sampai detik ini pun saya belum mengerti sepenuhnya. Saya coba cari di kamus, tapi tetap tidak menemukan artinya. Setelah membaca sekian banyak blog dari sekian banyak orang, akhirnya saya menyimpulkan bahwa blog itu adalah tempat seseorang untuk menuliskan/mengetik sesuatu secara panjang lebar tentang apa saja tanpa peduli apakah ada yang akan membacanya atau tidak, meskipun dalam hati kecil kita pasti tetap saja ada harapan bahwa apa yang kita tulis itu akan dibaca oleh beberapa orang tertentu.
Dari aneka blog yang pernah saya baca, dapat terlihat typical penulisan dari sang bloggers. Ada yang memakai bahasa baku, bahasa sehari-hari, bahasa gado-gado, maupun bahasa asal. Ada blog yang jelas arah tujuannya, ada yang berputar-putar sebelum mencapai tujuan, ada juga yang tidak tentu arah. Dari ilmu pengetahuan, informasi, gosip, sekedar iseng, atau malah hanya berupa go public diary, sepertinya semua bisa masuk ke dalam dunia yang satu ini. Saya sendiri lebih memilih bahasa yang setengah baku seperti sekarang dan mungkin termasuk dalam salah satu kategori yang tidak tentu arah. Sebagai seorang amatir, kesulitan saya yang utama adalah dalam pembuatan judul. Semoga dengan berjalannya waktu, kemampuan saya akan semakin berkembang dan judul-judul blog berikutnya tidak hanya akan berkisar pada blog kedua, ketiga, dan seterusnya..
Niat saya untuk mulai terlibat dalam dunia blog timbul beberapa detik yang lalu. Saya baru saja mengirim e-mail yang sangat panjang untuk seseorang. Kemudian saya log-in di friendster dan kembali menulis message yang sangat panjang untuk seseorang. Alhasil, saya kecewa karena ternyata jumlah character dalam message friendster itu terbatas dan saya tidak bisa menulis sepanjang yang saya inginkan. Tapi dari situ saya berpikir, pasti ada alasan dari si pendiri friendster untuk membatasi jumlah huruf dalam message. Penerima dari message/e-mail yang kita kirimkan belum tentu senang atau punya waktu untuk membaca mail yang panjang lebar dari seseorang. Pikiran yang timbul selanjutnya adalah, mungkin saja selama ini mail-mail panjang yang sering saya kirimkan sering tidak terbaca sepenuhnya oleh si penerima mail. Bila memang demikian adanya, rasanya cukup menyedihkan.. Saya menulis panjang lebar, berharap orang yang saya tuju membaca dengan seksama, padahal belum tentu orang itu punya waktu yang cukup. Lebih baik, kalau memang saya punya hobi untuk menulis/mengetik panjang lebar, saya tuangkan saja dalam blog. Ini akan menghindari resiko kekecewaan karena sejak awal pengetikan saya sudah menyadari bahwa apa yang saya tulis belum tentu ada yang membaca ataupun merespon. Bila ada orang yang pada akhirnya memberikan respon berarti orang tersebut memang menunjukan niat untuk membaca, karena orang yang tidak punya waktu tidak akan membuang lagi sedikit dari waktunya yang berharga untuk membaca blog orang lain.
Saya yakin seyakin-yakinnya kalau blogs yang akan saya tulis berikutnya tidak akan terlalu berbobot apalagi bila dibandingkan dengan blog dari kakak saya yang saya nilai sebagai salah satu blogger handal yang selalu bisa memberikan sumber-sumber ilmiah maupun link-link khusus dalam setiap blog-nya. Apa yang akan saya sajikan dalam ketikan saya kemungkinan besar hanyalah berupa pengalaman-pengalaman hidup saya maupun “teori-teori” yang datangnya hanya dari otak saya dan berdasar dari hati saya. Banyak teman dan rekan saya yang mengatakan bahwa saya mampu meyakinkan orang dengan pengalaman pribadi saya maupun “teori-teori” tertentu yang kadang aneh dan tidak terpikirkan oleh orang lain atau malah bertentangan dengan “teori” umumnya. Jadi sangatlah disayangkan bila “bakat” saya itu tidak saya pertahankan dan saya bina lebih lanjut
Sebenarnya, itu adalah kalimat yang lebih halus daripada kalimat “kapan lagi saya bisa berbicara seenaknya tentang diri saya dan pikiran-pikiran saya dan berharap orang yang membaca bisa lebih mengenal saya..” 

July 13, 2006   1:47 pm
-♥-Adrian-♥-
Amateur blogger? There’s no such thing as an amateur blogger!