Tidak akan ada habisnya bila kita membahas tentang arti seroang teman atau arti dari kata “teman” itu sendiri. Banyak ungkapan dan kalimat-kalimat indah yang berhubungan dengan kata ini. Kalimat yang paling saya sukai saat saya masih duduk di bangku SD, saya temui pada label nama bergambar kelinci lucu milik teman saya..

Don’t walk in front of me.. I might not follow
Don’t walk behind me.. I might not lead
Walk beside me.. and be my friend..

Menyadarkan saya bahwa saya tidak perlu selalu mengikuti kemauan teman saya untuk menunjukan bahwa saya senang menjadi temannya. Orang-orang yang selalu rela mengikuti kemauan saya pun belum tentu bisa saya kategorikan sebagai teman-teman saya. Saling mengingatkan, berbagi, mencari titik tengah.. itu yang perlu dilakukan dalam berteman.

Entah kenapa, saya sangat “mendewakan” arti seorang teman. Saya menganggap teman adalah orang yang sangat penting, seringkali melebihi saudara-saudara saya sendiri. Itulah sebabnya saya sangat senang saat menemukan kalimat indah lainnya (saya lupa dimana saya menemukannya) yang berhubungan dengan ini..

You can not choose your family, it’s blood that makes family..
But you have to choose your friend, it’s heart that makes friend..

Saya ingat masa SMA dulu, saya sering bertengkar dengan mama saya karena saya lebih mementingkan bersenang-senang dengan teman saya daripada mengantarkan mama saya ke suatu tempat atau melakukan sesuatu untuk beliau. Suatu hal yang cukup saya sesali sebenarnya, karena beliau kan yang melahirkan dan membesarkan saya.. Kalau saudara yang lain sih masih tidak masalah.. :) Akibatnya saya jadi merenung lebih lanjut, saya begitu mendewakan arti teman.. tapi apakah itu pada tempatnya.. Sepertinya saya harus lebih selektif dan menentukan kategori-kategori dari segala macam arti teman. Hal ini pernah saya utarakan kepada seorang teman dekat saya (entah dia masih ingat atau tidak), untuk mendeskripsikan beberapa kata yang berhubungan dengan kata “friend” dalam berbagai tingkatan. Saya sendiri sudah lupa jawabannya, dan sudah hampir lupa kejadian itu kalau tidak ada sesuatu dan lain hal dari teman baru saya yang membuat saya merumuskan lagi hal tersebut minggu lalu. Sebenarnya “teori” saya ini sudah saya post dalam bulletin friendster, tapi saya merasa sayang kalau tidak saya muat lagi di sini.

Someone u know can be ur FRIEND if they also know u.

GOOD FRIEND will have fun together, give their ears to listen each other and their heart to care each other.

CLOSE FRIEND always share their ups and down, happiness and sadness when they are together.

BEST FRIENDS keep others in their heart. They will know each other when they are needed even without saying a word. Happiness will be increased and sadness will be decreased naturally when they are together.

TRUE FRIEND expect nothing from u. No matter how bad u are, how ignorance u are.. true friend will still treat u as a best friend.

Mungkin terkesan sangat aneh bila saya mengatakan bahwa dalam hati kecil saya, seringkali saya sangat ingin mengetahui berada di tingkatan mana saya berada dari kategori-kategori di atas, di mata teman saya. Dan cukup mengagetkan diri saya sendiri bahwa saya pernah menanyakan itu langsung ke salah seorang teman dekat saya di SMA. Untungnya, saat itu sempat saya “cut” sebelum saya mendapatkan jawabannya. Semakin dalam saya pikirkan.. pertanyaan seperti itu tidak akan ada jawabannya. Hari ini just a friend, mungkin besok jadi best friend, lusa hanya good friend, bulan depan jadi true friend, tahun berikutnya balik ke close friend, 2 atau 3 tahun ke depan malah jadi musuh.. atau malah getting married.. ?!?

Kesadaran ini menyebabkan saya menjadi agak “anti” dengan kata “forever” apalagi kata “forever friend”.. Bukannya saya mau ekstrim dan mengatakan bahwa tidak ada sesuatu yang abadi di dunia.. (itu sih sudah terlalu jauh, dan saya belum sampai taraf menjadi seorang filsuf kok..) Tapi kata “forever friend” ini benar-benar tidak jelas dan sulit untuk didefinisikan apalagi kalau dilihat dari tingkatan-tingkatan yang saya “rumuskan” di atas. Ini yang menyebabkan saya menuliskan kalimat berikutnya yang juga sudah saya post dalam bulletin friendster edisi yang sama..

FOREVER FRIEND… is complicated. It consists of adverb of TIME, while TIME can change anything.. can destroy anyting, or build anything. It depends on a lot of aspects.. depends on both sides feeling instead of willing from TIME to TIME. Not only if u want to, but also if they want to.. and not only about how u feel but also about how they feel… from TIME to TIME. Anyway, it is NOT IMPOSSIBLE to have some ‘coz TIME will proof it to u. But NEVER BELEIVE the words of “Forever Friend”.. It’s easy to SAY but TIME is the ONLY ONE that have RIGHT to GIVE it to u.

Memang bulletin itu saya post untuk “menjawab” pernyataan dari seorang teman dekat saya mengenai kata “forever friend”. Dia menyatakan bahwa forever friend bisa “terwujud” bila kita mau. Wah, memang sih itu sejalan dengan motto “dimana ada kemauan di sana ada jalan..” Tapi untuk yang satu ini, sepertinya bukan hanya kemauan saja yang berperan. Apalagi, satu minggu setelah pernyataan teman dekat saya itu, saya menerima sebuah e-mail yang cukup panjang dari (ex) teman dekat saya yang lain. Inti dari e-mail itu adalah dia tidak mau berteman lagi dengan saya karena dia merasa terlalu sering “merepotkan” saya dan tidak pantas dianggap sebagai teman… Hahaha.. tidak masuk akal.. konyol.. :(

5 Comments







  1. -♥-Adrian-♥-

    Ingat juga nasihat dari Don Vito Corleone yang perlu direnungkan: “Keep your friends close, keep your enemies closer.”



  2. -♥-Irene-♥-

    hey! FYI, i still remember our tons of discussion about friends & friendship! :)



  3. -♥-elin-♥-

    nice blog :)
    it felt sucks to lost a close friend..i’ve been there :( just want you to know that u still have me as your friend…



  4. -♥-Epi-♥-

    hey seems u have a new found hobby (ie. blogging) :)
    Juz wanna giv a bit of comment on this one. I admit it got me thinking a bit abt friends & I totally agree the degree of friendship changes every day. But most of all, it got me to think abt u. Yes, u :) I realize we haven’t been spending time together all that much & yet I feel I can still share my feeling & experiences comfortably with u (remember when I broke up with my ex? I cried in front of u & the girls :P ). Coz I believe even tho we r far apart, in the heart we care abt each other a lot. Hope u take note of this ;)



  5. -♥-TunjunG-♥-

    nice blog. i like it. really… and i want to be your friend.

Leave a Reply

:) :| :( :(( ;) ;;) :)) :D ;)) :^ :P ^:P :=S :-^ @-) o^ :-* $-) =P~ :x =(( B-) =)) :-/ :-? 8-^ [-O^ :-$ [-( =D^ :-O #-S #-o :)^- :^o (:| :-z :-h :-u ^:D^ :-SS :-w :!! :-bd :-q [-X :D/ :-c :)] ^:)^ :-?? :-@ %-( ~X( X( X(^ :-% ^:| X^(X O:-) v:) *-:) (*) ~O)