Waduh… Tidak… Computerku tersayang rusak!?! ~X( Memang sih sejak beberapa bulan yang lalu pun sering mengalami hang atau restart sendiri, terutama bila sedang main game yang menggunakan animasi. Tetapi pada awalnya.. saat computer hang, saya cukup me-restart saja dan masalah selesai. Yah, tidak selesai sempurna sih sebenarnya.. karena kan itu berarti game yang sedang saya mainkan harus diulang lagi dari awal kalau belum sempat di-save.

Saat itu, saya sedang memainkan game animasi yang sangat sederhana.. Monopoly! Tidak terpikir sama sekali kalau memainkan game itu pun dapat membuat computer saya kembali hang. Itu kan game yang sangat-sangat basic.. X^(X Ya sudah.. saya restart lah seperti biasa. Tetapi setelah di-restart.. mengapa yang muncul di layar hanya blank blue screen.. :-/ Ah, kemarin-kemarin juga pernah sih seperti itu.. kalau di-restart lagi mungkin akan kembali normal. Ok.. restart.. ternyata… tidak berhasil. Kembali hanya blue screen. Wah, kalau begini caranya, berarti harus dimatikan dulu computer nya. Didiamkan beberapa lama sampai agak adem.. baru dinyalakan lagi. Percaya atau tidak.. untuk orang yang mengerti computer mungkin akan mengatakan kalau tidak ada hubungannya antara blue screen dengan computer panas (atau memang ada..?) Memang pernah beberapa kali saya melakukan hal ini (mendiamkan computer sampai adem setelah mengalami blue screen baru kemudian menyalakannya kembali) dan hal ini berhasil.

Setelah saya diamkan sekitar setengah jam.. baca bismilah saya coba lagi untuk menyalakan computer saya. Dan.. tidak bereaksi sama sekali. Diam.. hening.. tidak ada suara apa-apa.. Saya pencet lagi tombol power dan benar-benar tidak berfungsi. Mati total! Computer saya mati total! Oh no! Apa yang terjadi? Hmh.. colokan (power plug).. mungkin kabel colokannya ada apa-apa. Ok, mari kita coba ganti dengan kabel colokan yang lain. Saya ganti.. dan saya pencet lagi tombol power. Argh masih tidak bisa… ^:| Kemungkinan terakhir.. mungkin memang kabel colokan nya tidak ada yang benar. Langkah selanjutnya, saya coba pasang kabel colokan yang (mungkin) rusak itu ke monitor. Kemudian saya coba nyalakan monitornya.. dan.. nyala.. hore.. Eh.. kok hore?? Itu kan berarti.. memang CPU saya yang bermasalah.. :(( Yah.. ngga kebayang deh hari-hari berikutnya bagaimana kalau tidak ada computer. Harus ditemukan sebab musababnya.

Kecurigaan berikutnya ada pada si power supply. Oh ya.. pada gambar power supply di sebelah, ada 3 daerah yang saya lingkari. Itu adalah daerah-daerah yang mengalami kerusakan dengan jelas tanpa harus diperiksa oleh teknisi ahli. Kecurigaan pertama saya ada pada lingkaran nomor 1. Kipas angin pada power supply memang sudah tidak berputar sejak sekitar dua hari sebelumnya. Sebelumnya, kipas angin itu masih dapat berputar bila dipancing dengan dorongan sedikit dengan pulpen atau apapun lewat celah-celah angin bagian belakang si kipas. Tetapi dua hari terakhir, dipancing seperti apapun tetap tidak berputar. Hal ini yang memperkuat kecurigaan pada kerusakan power supply. Dalam gambar, power supply ini memang sengaja saya foto dalam keadaan terbuka. Tetapi sebelum membukanya, untuk memastikan bahwa kerusakan memang di situ.. kakak saya mencoba mengambil power supply dari PC nya dan memasangnya ke CPU PC saya. Dan berhasil, computer saya dapat dinyalakan kembali dengan bantuan power supply itu.

Jelaslah sudah bahwa kerusakan memang ada di situ. Cukup lega rasanya bahwa setidaknya sudah tau di mana sumber kerusakannya meskipun tetap terpikir sih.. pasti harus ada sejumlah uang yang keluar untuk memperbaikinya. :( Selanjutnya ada dua pilihan, langsung membeli power supply yang baru.. atau mencoba membukanya dan berharap mungkin ada cuma sekedar sikring (fuse) yang harus di ganti (yang harganya pasti lebih murah daripada harus membeli satu unit power supply). Kebetulan CPU itu masih dalam masa garansi sampai dengan bulan Mei 2008. Tetapi bila ingin menggunakan garansi, berarti harus dibawa ke toko asalnya di Jakarta. Hmh.. ada sih saudara sepupu saya yang mungkin bisa dimintain tolong untuk mampir ke toko di Mangga Dua Mall.. :-? Dan kebetulan ada tante saya yang akan datang ke Singapore dalam waktu dekat. Tetapi dipikir-pikir lagi.. sepertinya sepupu saya itu cukup sibuk hari-harinya. Dan setelah itu, entah berapa lama saya harus menunggu sampai power supply itu kembali ke saya. Dan hari-hari saya, sepertinya agak sulit untuk dilalui tanpa computer. :D

Akhirnya keputusan jatuh pada membuka power supply itu dan merelakan garansinya hilang. Walhasil.. memang ada sikring di sana, tetapi sifatnya permanen, terpasang kuat dengan solder. Berarti cukup sulit bila nekad untuk mengganti sikringnya saja. Terlebih lagi setelah itu terlihat bukti kerusakan lain yang tampak jelas oleh mata telanjang. Bukti itu ada pada lingkaran nomor 2 dan nomor 3 dari gambar pertama di atas. Akan saya tunjukan secara rinci dimana letaknya. Pada lingkaran nomor 2 saya temukan bahwa pada salah satu bagian condensor terdapat bekas kebocoran. Saya tandai dengan lingkaran pada gambar pertama di bawah. Dapat terlihat bekas bocorannya?
condbocor.gif        

Nah, dua gambar yang di sebelah kanannya.. itu saling behubungan (merupakan ‘zoom’ dari lingkaran nomor 3 pada gambar pertama di paling atas). Begini ceritanya.. Setelah melihat condensor yang bocor itu maka keputusan saya untuk membeli power supply yang baru sudah bulat. Tidak mungkin hanya sikring nya yang diganti melihat kondisi seperti itu. Kemungkinan memang tetap masih ada bila masih mau mencoba. Tetapi bila berhasil pun, bukan tidak mungkin akan mengalami keruskan lagi dalam waktu singkat. Akhirnya saya tutup kembali casing power supply tersebut. Pada saat saya angkat, saya mendengar bunyi-bunyian dari dalam power supply tersebut. Penasaran saya buka lagi casing nya, kemudian saya goyang goyang untuk mencari sumber bunyi. Dan kemudian.. tuk.. jatuh sebuah benda kecil. Selubung condensor seperti gambar yang ada ditengah. Semakin penasaran, saya cari dari mana asal selubung tersebut. Dan ternyata.. itu berasal dari sebuah condensor lainnya yang terkelupas :-O seperti terlihat pada gambar di sebelahnya. Benar-benar bulat sudah tekad saya untuk membeli power supply yang baru.

Dan akhirnya diputuskan bahwa saya harus ke SimLim Square untuk membeli power supply. Bagi yang belum pernah ke SimLim Square, tempat ini bisa dikatakan hampir mirip dengan Mangga Dua Mall di Jakarta. Setelah surfing-surfing sana sini, kakak saya menyarankan untuk ke toko yang bernama Fuwell yang letaknya ada di lantai empat. Maka terbanglah langsung saya ke sana.

Lokasinya mudah ditemukan, dapat terlihat dari escalator. Tokonya terlihat cukup lengkap. Tidak bisa tawar menawar karena semua barang sudah di-bandroll, tetapi harga-harga di sana cukup bersaing. Pelayanannya biasa-biasa saja, tidak akan ada yang menghampiri kalau kita tidak memanggil dan bertanya duluan. Tetapi hal ini sangat bisa dimaklumi karena toko ini cukup ramai. Mohon maaf bila foto nya tidak terlalu jelas, saya ambil melalui handphone dengan kecepatan tinggi karena takut ketahuan si empunya toko. :)^-

Power supply ini saya beli dengan harga SG$40 atau sekitar 250 - 260 ribu bila dirupiahkan. Untuk sebuah power supply merk i-Cute 450watt, 20/24 pin, dengan kipas angin yang cukup besar (lebih besar dari power supply lama saya) yang menghadap ke bawah.. saya tidak tau sih harga ini cukup murah atau tidak karena saya memang tidak pernah mengecek harga di Jakarta. Di pasaran Singapore, ada power supply yang harganya hanya sekitar $20. Tetapi kebetulan di Fuwell, power supply yang saya beli ini adalah power supply termurah di sana untuk spek yang saya inginkan. Yah, singkat cerita.. power supply yang baru ini sekarang sudah terpasang dengan manis di CPU saya dan saya bisa kembali bercomputer dengan damai.

Comments ♥4♥


Sudah sebulan loh ternyata saya ada di Singapore sini. Lebih dari 80 CV sudah saya tabur kesana kemari. Belum.. belum ada hasil yang dapat dibanggakan. :-^ Meskipun sebagian orang mungkin berpikir bahwa apa yang saya lewati selama satu bulan ini cukup lumayan dengan beberapa interview yang ada. Banyak loh orang yang tidak dapat panggilan sama sekali dalam bulan pertamanya. Tapi kalau menurut saya sih.. untuk apa juga ya sering sering interview kalau tidak diterima. Mending sekalian nanti aja dipanggilnya, tapi sekali dipanggil langsung dapet.. jadi kan ngga buang buang ongkos. ;)

Apa saja kira-kira yang saya lakukan tiap hari selama jadi ‘pengangguran’ di negara yang lumayan mahal ini? (Lebih mahal lah pastinya kalau dibandingkan dengan Jakarta..) Yah, setidaknya saya mempunyai tiga ‘makhluk’ ini yang selalu menemani saya setiap hari…

Gambar pertama pasti sudah bisa ditebak dengan mudah. Siapa pun tau kalau saya ‘tergila-gila’ dengan computer dan hampir tidak pernah melewatkan seharipun tanpa itu sejak dulu. Nah, gambar kedua.. betul.. itu TV. :)^- Dan di layar terpampang film sinetron yang berjudul ‘Cahaya’. Hehe, itu bukan hanya kebetulan. Memang saya sengaja menampilkan sinetron itu.. karena jujur, memang sinetron itulah yang saya tonton setiap hari selama di sini. :D Lalu gambar ketiga? Perkenalkan.. itu Jumpie.. kawan setia yang selalu menemani saya ‘ngobrol’. o^ Ternyata.. seorang Prila juga suka nonton sinetron dan ‘ngobrol’ dengan boneka.. Sisi lain dari seorang Prila yang baru anda ketahui? :))

Begitulah hari demi hari saya lalui. Untungnya tidak sukar bagi saya untuk pergi kemana pun meskipun saya termasuk orang yang sulit untuk menghafal dan mengenal jalan. Jangankan di Singapore.. di Jakarta aja masih sering nyasar.. :D Fasilitas angkutan umum di sini yang sangat teratur membuat semuanya mudah untuk saya. Kapanpun saya pergi untuk interview, ke Gereja, atau sekedar bertemu siapa saja.. saya cukup membalik-balik segala macam buku petunjuk arah yang ada. Mereka lah ‘makhluk-makhluk’ lain yang sering menemani saya.. menjadi navigator yang handal untuk saya.

Memang Singapore ini bisa dikatakan daerah tujuan wisata. Padahal kalau mau jujur, tidak ada yang indah loh di sini. :D Tetapi cukup banyak orang (terutama orang Indonesia) yang suka ke sini, meskipun hanya berjalan dari mall ke mall. Buktinya, selama hanya satu bulan saja saya sudah bertemu dengan dua orang bayi teman saya yang belum pernah saya temui selama saya di Jakarta. Siapakah mereka? Hehe, tebak sendiri saja lah dengan melihat photo dan nama mereka. :-? Kedua bayi ini adalah anak-anak pertama dari teman-teman saya semasa kuliah dulu. Hm.. begitu cepat ya waktu berlalu.. 8-^

Demikian cepatnya waktu berlalu membuat saya mulai ragu akan langkah saya di sini. Saya akui, seharusnya saya bisa cukup berbesar hati dengan deretan interview yang telah saya jalani selama sebulan di sini..

Bagaimana.. tidak terlalu mengecewakan kan deretan di atas? ;) Tapi seperti yang saya katakan di awal blog ini.. Itu cuma sekedar interview. Tiga interview awal sudah dapat dipastikan kegagalannya karena saat ini batas waktu penentuan sudah lewat. Dua di sebelah kanan mungkin masih ada setitik harapan. Tapi saya tidak mau berharap terlalu jauh. Saya hanya bisa meyakini bahwa yang terbaiklah yang akan terjadi… [-O^

Comments ♥14♥


Akhirnya.. Blog pertama saya di tahun 2008.. :)) Blog pertama saya di daerah baru yang saya tempati baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Sudah lama saya bercita-cita untuk menambah sempit dunia maya dengan memasukan prilaquin.com saya ke dalamnya. Pada saat masih bekerja, hal ini agak sulit saya wujudkan karena pekerjaan yang cukup menyita waktu dan energi saya :)

Kebetulan sekali (hm.. bukan kebetulan sih, tapi memang sudah direncanakan ;) ) saya mempunyai waktu luang saat saya keluar dari pekerjaan saya dan “migrasi” dengan “modal nekad” ke negara tetangga, Singapura (kapan-kapan akan saya ceritakan perjalanan saya hingga sampai ke sini dan bagaimana hasilnya untuk melanjutkan cerita panjang hidup saya). Sambil berusaha untuk mencari pekerjaan di sini, saya punya waktu yang lebih dari cukup untuk membuat website saya sendiri dan memindahkan semua blog saya dari alamat lama ke alamat baru. Dan bagusnya memang saat konstruksi pembangunan website ini, saya berada di Singapore. Saya yakin kalau saya masih di Jakarta, dengan akses internet yang minta ampun lambat.. waktu yang saya butuhkan untuk mewujudkannya mungkin 2-3 kali lebih lama.

Dengan keyakinan 100% bahwa domain dengan nama asli saya pasti akan saya dapatkan ;) , saya mulai mencari hosting yang cocok untuk prilaquin.com saya. Saya ikuti saran dan masukan dari adik sepupu saya untuk mempercayakan web hosting saya pada tadulako. Dan untuk blog, pastinya WordPress yang jadi sasaran sarana yang paling pas buat saya. Yah, jujur.. waktu yang saya perlukan untuk membuat website yang sebenarnya sangat-sangat sederhana ini bisa dikatakan super lambat. :D Itu aja masih ada sentuhan bantuan sedikit dari kakak saya dan konsultasi yang cukup sering dengan adik sepupu saya. Maklum deh.. orang awam nekad bikin website, ya begitu lah jadinya. ;)

Apapun jadinya.. ya inilah hasilnya. Pasti masih banyak perbaikan dan penyempurnaan berikutnya. Tapi untuk sementara, saat ini saya sudah cukup berani kok untuk mulai melakukan ‘publikasi’ kepada umum. ;) Dan please lah.. hargai saya sedikit.. (berapapun harganya, hehe) dan mampir sebentar untuk menuliskan sesuatu di Guestbook saya.. okay.. :D

Comments ♥2♥